Latihan Soal Prakarya Kelas 10 SMA IPA Materi Teknik Pengolahan dan Pengemasan Makanan Awetan Nabati

Materi Soal

Halo, para siswa kelas 10 SMA IPA! Selamat datang dalam pembelajaran yang seru dan menantang tentang Teknik Pengolahan dan Pengemasan Makanan Awetan Nabati. Pada sesi ini, kita akan membahas berbagai cara dan teknik yang digunakan untuk mengawetkan makanan nabati agar tahan lama dan tetap berkualitas. Situs kami, bimbel.net/ juga menawarkan beragam latihan soal yang bisa kamu coba untuk lebih memahami materi ini. Dalam pembelajaran ini, kamu akan mengeksplorasi bagaimana sayuran dan buah-buahan bisa bertahan lebih lama melalui pengolahan dan pengemasan yang baik. Tentu saja, mempelajari ini sangat berguna terutama untuk mendukungmu agar lebih memahami salah satu aspek penting dalam bidang pangan.

Tujuan dari pelajaran ini tidak hanya sekadar memberikan pengetahuan baru tentang teknik pengolahan dan pengemasan, tetapi juga memperbekali kamu dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, jika kamu menyukai aktivitas memasak atau bercita-cita untuk terjun dalam dunia kuliner, pengetahuan ini akan sangat bermanfaat. Selain itu, dengan memahami teknik pengawetan dan pengemasan makanan nabati, kamu juga bisa lebih bijaksana dalam menyimpan konsumsi sehari-hari di rumah. Harapannya, setelah melalui materi ini, kamu akan menjadi lebih percaya diri dan berpengetahuan luas, serta siap menghadapi berbagai tantangan dalam ujian prakarya.

Latihan Soal

1) Tujuan utama dari pengolahan makanan awetan adalah…







2) Di antara produk berikut, yang merupakan hasil pengawetan bahan nabati dengan teknik pengeringan adalah…







3) Kerusakan bahan pangan nabati seperti buah dan sayur sering disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme dan reaksi enzimatik. Prinsip pengawetan pada dasarnya adalah…







4) Sebelum sayuran dibekukan, biasanya dilakukan proses pemanasan cepat dalam air mendidih selama beberapa menit lalu segera didinginkan. Proses ini disebut blansir (blanching) dan bertujuan untuk…







5) Pembuatan manisan buah dan selai menggunakan prinsip pengawetan dengan menambahkan gula dalam konsentrasi tinggi. Gula berfungsi sebagai pengawet karena…







6) Teknik pengawetan yang memanfaatkan mikroorganisme menguntungkan untuk mengubah komponen dalam bahan pangan, seperti pada pembuatan tape dan kimchi, disebut…







7) Perbedaan utama antara proses pasteurisasi dan sterilisasi pada pengolahan sari buah adalah…







8) Pembuatan acar mentimun menggunakan cuka sebagai salah satu bahan utamanya. Fungsi cuka dalam proses pengawetan ini adalah…







9) Fungsi utama kemasan pada produk makanan awetan adalah, kecuali…







10) Kemasan berbahan kaca (stoples) sering dipilih untuk produk selai atau jeli. Keunggulan utama dari kemasan kaca adalah…







11) Metode pengemasan dengan cara menghilangkan seluruh udara dari dalam kemasan plastik sebelum disegel disebut…







12) Tujuan utama dari pengemasan vakum pada produk keripik buah adalah…







13) Seorang siswa membuat asinan buah, namun setelah beberapa hari rasa asinan menjadi tidak enak dan berlendir. Analisis kemungkinan penyebab kegagalan yang paling tepat adalah…







14) Pada label kemasan makanan awetan, informasi yang wajib dicantumkan sesuai peraturan BPOM adalah, kecuali…







15) Penggunaan kemasan logam (kaleng) tidak disarankan untuk makanan awetan nabati yang bersifat sangat asam, seperti sari buah nanas, karena…







16) Proses pengeringan pada pembuatan pisang sale bertujuan untuk mengurangi kadar air. Semakin rendah kadar air dalam bahan pangan, maka…







17) Urutan langkah yang paling tepat dalam pembuatan selai buah sederhana adalah…







18) Kemasan yang terdiri dari beberapa lapis bahan berbeda (misalnya plastik, aluminium foil, dan kertas) untuk mendapatkan sifat perlindungan yang optimal disebut kemasan…







19) Pembuatan tempe dari kedelai adalah contoh pengawetan nabati yang melibatkan peran…







20) Jika ingin membuat produk awetan sayuran yang renyah dan segar seperti kimchi atau sauerkraut, teknik pengawetan yang paling sesuai adalah…







21) Penggunaan kemasan plastik jenis PET (Polyethylene terephthalate) sangat umum untuk botol minuman sari buah karena sifatnya yang…







22) Berikut ini yang BUKAN merupakan keuntungan dari mengolah bahan pangan nabati menjadi produk awetan adalah…







23) Pengawetan dengan suhu rendah (pendinginan/pembekuan) bekerja dengan cara…







24) Dalam mendesain kemasan, aspek estetika (keindahan) penting untuk…







25) Contoh bahan pengawet kimia yang diizinkan oleh pemerintah (BPOM) untuk digunakan dalam dosis tertentu pada makanan awetan nabati adalah…







26) Kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk makanan, seperti kantong plastik untuk keripik atau botol untuk sirup, disebut kemasan…







27) Sebuah kardus yang berisi beberapa botol sirup yang sudah dikemas berfungsi sebagai kemasan…







28) Teknik pengemasan dengan mengganti udara di dalam kemasan dengan campuran gas tertentu (misalnya nitrogen) untuk memperpanjang umur simpan produk segar disebut…







29) Proses pencoklatan (browning) pada buah apel atau kentang yang telah dikupas disebabkan oleh…







30) Untuk mencegah reaksi pencoklatan enzimatik pada soal nomor 29, tindakan yang bisa dilakukan sebelum pengolahan adalah…







31) Apa kekurangan utama dari teknik pengeringan tradisional menggunakan sinar matahari?







32) Kemasan harus mampu melindungi produk dari gas oksigen, terutama untuk produk yang mudah tengik seperti keripik. Sifat kemasan ini disebut…







33) Kode daur ulang plastik dengan simbol segitiga dan angka ‘1’ di tengahnya merujuk pada jenis plastik…







34) Sanitasi dan higiene dalam proses pengolahan makanan sangat penting untuk…







35) Produk jus buah dalam kemasan Tetra Pak (kotak karton) dapat disimpan di suhu ruang dalam waktu lama. Ini dimungkinkan karena menggunakan teknologi pengolahan dan pengemasan…







36) Pembuatan dodol buah atau fruit leather merupakan teknik pengawetan yang mengkombinasikan…







37) Salah satu kelemahan utama kemasan kertas atau karton untuk produk makanan awetan adalah…







38) Dalam analisis usaha makanan awetan nabati, biaya yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan jumlah produksi (seperti biaya bahan baku dan kemasan) disebut…







39) Anda ingin membuat sirup markisa yang jernih dan awet. Teknik pengawetan dan pengolahan yang paling tepat adalah…







40) Pernyataan yang paling tepat mengenai hubungan antara teknik pengolahan dan pengemasan adalah…







Website Ujian Online

Bagaimana perasaan kalian setelah mencoba latihan soal tadi? Apakah soal-soalnya membantu kamu memahami materi dengan lebih baik, atau mungkin menantang karena memaksa kamu berpikir lebih dalam? Latihan soal ini memang dirancang untuk memantik semangat belajar dan menguji seberapa dalam pemahaman kamu tentang Teknik Pengolahan dan Pengemasan Makanan Awetan Nabati. Semoga setelah ini kamu menjadi lebih percaya diri dan siap menghadapi ujian. Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan apa yang sudah dipelajari dan bagaimana kamu bisa mengaplikasikannya dalam berbagai aspek.

Kami juga mengundang kalian untuk menjelajahi lebih banyak latihan soal melalui Simulasi Ujian Online, sebuah platform yang dirancang untuk simulasi ujian secara online. Di website ini, kamu bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), dan Penilaian Akhir Semester (PAS). Platform ini menawarkan fitur menyerupai ujian sesungguhnya, seperti penanda waktu mundur dan sistem penilaian otomatis. Semua inovasi ini dimaksudkan agar kamu bisa mengevaluasi kinerja belajarmu dengan lebih efektif. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi pelajar yang unggul dan siap bersaing!

Author Image

Author

Bimbel.net

Bimbel.net merupakan website Bimbingan Belajar dan Latihan Soal Online

Leave a Comment

Daftar Tryout Sekarang

Lebih dari 1.000+ peserta sudah simulasi tryout online di Bimbel.net, selanjutnya giliran Anda!