Latihan Soal Prakarya Kelas 10 SMA IPA Materi Perhitungan Biaya Produksi dan Harga Jual Produk Kerajinan

Materi Soal

Halo teman-teman kelas 10! Selamat datang di materi pelajaran Latihan Soal Prakarya, khususnya untuk kelas 10 SMA IPA yang membahas tentang Perhitungan Biaya Produksi dan Harga Jual Produk Kerajinan. Menarik bukan? Dalam sesi ini, kalian akan belajar mengenai cara menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual untuk berbagai jenis kerajinan tangan yang mungkin akan kalian buat sendiri. Dengan memahami materi ini, kalian tidak hanya akan memiliki kemampuan teknis dalam membuat kerajinan, tetapi juga memahami aspek bisnis yang dapat menerapkan matematika dasar untuk menghitung biaya produksi maupun laba. Jika kalian ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini lebih dalam, kunjungi bimbel.net/ untuk lebih banyak sumber dan latihan soal.

Ini adalah kesempatan yang baik bagi kalian untuk memperdalam pengetahuan, terutama bagi yang memiliki minat dalam bidang usaha atau bisnis kerajinan. Materi ini bertujuan membantu anak-anak SMA di jurusan IPA agar lebih memahami bagaimana memanfaatkan logika ilmiah yang dipelajari di kelas untuk menghitung biaya dan menentukan harga. Pelajaran ini juga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, apalagi jika suatu hari nanti kalian berencana membuka usaha sendiri. Kalian akan semakin siap dengan kemampuan dalam mengelola produksi dan penjualan. Jadi, mari kita mulai pelajaran ini dengan semangat dan antusiasme untuk meraih pemahaman yang lebih baik!

Latihan Soal

1) Dalam struktur biaya produksi, biaya yang jumlahnya berubah secara proporsional dengan volume produksi disebut…







2) Biaya sewa tempat usaha atau workshop untuk kegiatan produksi kerajinan, yang jumlahnya tidak terpengaruh oleh banyak sedikitnya produk yang dihasilkan, tergolong dalam…







3) Untuk menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) sebuah produk kerajinan, komponen biaya yang harus diakumulasikan adalah…







4) Sebuah usaha kerajinan tas kain mengeluarkan biaya-biaya sebagai berikut untuk memproduksi 50 buah tas: Biaya kain Rp 750.000, biaya benang dan ritsleting Rp 150.000, upah penjahit Rp 500.000, biaya listrik dan perawatan mesin jahit Rp 100.000. Total biaya produksi untuk 50 tas tersebut adalah…







5) Dari data soal nomor 4, berapakah Harga Pokok Produksi (HPP) per unit untuk satu buah tas kain?







6) Jika HPP per unit sebuah produk kerajinan adalah Rp 40.000 dan pengusaha ingin mendapatkan keuntungan (laba) sebesar 25% dari HPP, maka harga jual produk tersebut adalah…







7) Berikut ini yang TIDAK termasuk dalam kategori Biaya Overhead Pabrik (BOP) dalam produksi kerajinan adalah…







8) Titik Impas atau Break-Even Point (BEP) adalah suatu kondisi di mana perusahaan…







9) Sebuah usaha kerajinan lilin aromaterapi memiliki total biaya tetap sebesar Rp 1.000.000 per bulan. Biaya variabel untuk membuat satu lilin adalah Rp 10.000, dan harga jual per lilin adalah Rp 20.000. Berapa jumlah lilin yang harus dijual agar mencapai BEP (unit)?







10) Berdasarkan data pada soal nomor 9, berapakah BEP (Rupiah) atau total pendapatan yang harus dicapai untuk mencapai titik impas?







11) Jika harga bahan baku (biaya variabel) untuk membuat suatu kerajinan meningkat, sementara harga jual dan biaya tetap tidak berubah, maka titik impas (BEP) dalam unit akan…







12) Seorang pengrajin berhasil melakukan negosiasi untuk menurunkan biaya sewa workshop bulanannya. Dampak dari penurunan biaya tetap ini terhadap titik impas (BEP) adalah…







13) Dalam produksi kerajinan ukiran kayu, upah yang dibayarkan kepada pengukir berdasarkan jumlah ukiran yang diselesaikan termasuk dalam kategori…







14) Ani membuat 20 buah dompet rajut. Ia menghabiskan Rp 200.000 untuk benang, Rp 50.000 untuk ritsleting, dan Rp 20.000 untuk jarum. Upah total yang ia anggarkan adalah Rp 200.000. Biaya overhead lainnya adalah Rp 30.000. Jika Ani ingin laba 50% dari total biaya, harga jual per dompet adalah…







15) Metode penentuan harga jual dengan cara melihat harga produk serupa yang dijual oleh kompetitor di pasaran disebut…







16) Biaya untuk membuat kotak kemasan, label merek, dan tas belanja yang menarik untuk produk kerajinan sebaiknya dikelompokkan ke dalam…







17) Sebuah usaha kerajinan berhasil memproduksi 100 unit produk dengan HPP per unit Rp 25.000. Seluruh produk berhasil terjual dengan harga Rp 35.000 per unit. Berapakah laba kotor total yang diperoleh usaha tersebut?







18) Tujuan utama dari perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) adalah untuk…







19) Usaha A memproduksi 100 pin dengan total biaya produksi Rp 200.000. Usaha B memproduksi 150 pin dengan total biaya produksi Rp 225.000. Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai HPP per unit?







20) Biaya penyusutan (depresiasi) peralatan seperti mesin bubut atau mesin jahit dalam sebuah workshop kerajinan, umumnya diklasifikasikan sebagai…







21) Sebuah usaha kerajinan tangan menetapkan harga jual Rp 60.000 per unit. Biaya variabel per unit adalah Rp 35.000. Total biaya tetap yang harus ditanggung setiap bulan adalah Rp 5.000.000. Berapa unit produk yang harus terjual agar usaha tersebut mencapai titik impas?







22) Selisih antara harga jual per unit dengan biaya variabel per unit dikenal dengan istilah…







23) Seorang pengrajin ingin mendapatkan laba bersih sebesar Rp 2.000.000. Ia memiliki biaya tetap total Rp 3.000.000. Harga jual produknya Rp 50.000 dan biaya variabel per unit Rp 25.000. Berapa unit yang harus ia jual untuk mencapai target laba tersebut?







24) Dalam istilah akuntansi biaya, Harga Pokok Produksi (HPP) sering juga disebut dengan…







25) Menghadapi persaingan ketat, seorang pengusaha kerajinan memutuskan untuk menurunkan harga jual produknya. Untuk menjaga agar titik impas (BEP) tidak meningkat, langkah yang paling logis untuk dilakukan adalah…







26) Untuk membuat satu set aksesoris, dibutuhkan manik-manik seharga Rp 12.000, benang khusus Rp 3.000, dan pengait Rp 2.500. Jika ingin membuat 20 set aksesoris, maka total biaya bahan baku yang diperlukan adalah…







27) Total biaya overhead pabrik suatu usaha kerajinan terdiri dari: biaya listrik Rp 200.000, biaya bahan penolong Rp 150.000, gaji satpam workshop Rp 300.000, dan biaya penyusutan mesin Rp 100.000. Total biaya overhead pabriknya adalah…







28) Seorang pengrajin menetapkan HPP produknya sebesar Rp 120.000. Ia ingin mendapatkan laba sebesar 20% dari HARGA JUAL. Berapakah harga jual yang harus ia tetapkan? (Petunjuk: Harga Jual = HPP / (1 – %laba))







29) Langkah paling awal dan fundamental yang harus dilakukan oleh seorang wirausahawan kerajinan sebelum menentukan harga jual produknya adalah…







30) Jika pada akhir periode produksi, total pendapatan dari penjualan lebih kecil dari total biaya (biaya tetap + biaya variabel), maka dapat disimpulkan bahwa usaha tersebut…







31) Untuk menyelesaikan 10 buah kerajinan, dibutuhkan 2 orang pekerja selama 5 jam. Jika upah per jam per orang adalah Rp 15.000, maka total biaya tenaga kerja langsung untuk 10 kerajinan tersebut adalah…







32) Jika diketahui BEP Rupiah sebuah usaha adalah Rp 10.000.000 dan rasio biaya variabel terhadap harga jual adalah 60% (atau 0.6), maka besar total biaya tetapnya adalah…







33) Selain berfungsi untuk melindungi produk, kemasan yang dirancang dengan baik juga memiliki fungsi penting lainnya yaitu…







34) Dalam produksi kerajinan dari limbah kayu, pengrajin mengeluarkan biaya total Rp 800.000. Dari proses produksi, terdapat sisa potongan kayu yang bisa dijual kembali seharga Rp 50.000. Maka, HPP bersih dari produksi tersebut adalah…







35) Biaya yang dikeluarkan untuk membuat brosur, memasang iklan di media sosial, dan mengikuti pameran kerajinan termasuk dalam…







36) Untuk meningkatkan profitabilitas usaha kerajinan yang sudah berjalan, strategi yang paling komprehensif adalah…


37) Jika sebuah usaha kerajinan mampu menjual 250 unit produk dengan harga jual Rp 75.000 per unit, maka total pendapatan (omzet) yang diperoleh adalah…







38) Sebuah produk memiliki biaya bahan baku Rp 10.000, upah tenaga kerja langsung Rp 8.000, dan komisi penjualan (variabel) 5% dari harga jual. Harga jual produk adalah Rp 40.000. Total biaya variabel per unitnya adalah…







39) Dalam perhitungan Break-Even Point (BEP), unsur yang TIDAK secara eksplisit diperhitungkan dalam formulanya adalah…







40) Usaha kerajinan “Kriya Indah” mengalami kerugian selama 3 bulan berturut-turut meskipun produknya laku. Setelah dianalisis, ternyata biaya bahan baku impor sangat tinggi dan fluktuatif. Saran strategis yang paling tepat untuk pemilik usaha adalah…







Website Ujian Online

Bagaimana rasanya setelah mencoba latihan soal tentang Perhitungan Biaya Produksi dan Harga Jual Produk Kerajinan tadi? Apakah kalian merasa terbantu dengan soal-soal tersebut? Atau mungkin kalian menemui tantangan baru yang membuat kalian lebih memahami konsepnya? Refleksikan bagaimana pengalaman kalian saat mengerjakan soal-soal tersebut, apakah konsep yang dirasa sebelumnya sulit menjadi lebih jelas? Sangat penting bagi kalian untuk menganalisis pengalaman belajar ini agar bisa memaksimalkan pemahaman terhadap materi tersebut.

Jangan berhenti di sini, teman-teman! Mari kita terus asah kemampuan kita dengan menggali lebih banyak latihan soal di Website Ujian Online. Platform ini adalah tempat yang tepat bagi kalian yang ingin mempersiapkan diri untuk Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), dan Penilaian Akhir Semester (PAS). Dengan menggunakan Platform Ujian Online, kalian akan menemukan fitur-fitur seperti stopwatch waktu ujian dan sistem penilaian otomatis yang dapat membantu mengevaluasi sejauh mana pemahaman kalian atas materi yang dipelajari. Semoga ini dapat mendukung perjalanan belajar kalian!

Author Image

Author

Bimbel.net

Bimbel.net merupakan website Bimbingan Belajar dan Latihan Soal Online

Leave a Comment

Daftar Tryout Sekarang

Lebih dari 1.000+ peserta sudah simulasi tryout online di Bimbel.net, selanjutnya giliran Anda!