Selamat datang, siswa-siswa Kelas 12 yang penuh semangat! Hari ini, kita akan menjelajahi salah satu topik menarik dalam pelajaran biologi, yaitu Analisis Pola-pola Hereditas dan Penyimpangan Semu Hukum Mendel. Dalam materi ini, kalian akan memahami bagaimana sifat-sifat genetik diwariskan dari generasi ke generasi serta mengenali berbagai penyimpangan yang mungkin tidak mengikuti pola Mendel yang klasik. Bertujuan untuk memperdalam pengetahuan dan kesiapan kalian menghadapi ujian, materi ini disusun dengan cara yang mudah dipahami dan menarik. Jangan lupa untuk mengakses bimbel.net/ untuk mendapatkan lebih banyak latihan soal yang bisa membantu kalian dalam memahami konsep ini dengan lebih baik.
Pada topik ini, kita akan membahas bagaimana hukum pewarisan karakteristik dapat mengalami penyimpangan akibat interaksi gen atau pengaruh lingkungan. Ini adalah pelajaran yang sangat penting karena memberikan pemahaman tentang keragaman biologis di sekitar kita dan bagaimana kita bisa memprediksi atau menjelaskan berbagai fenomena dalam genetika. Dengan mempelajari materi ini, tidak hanya mempersiapkan kalian menghadapi ujian akademik, tetapi juga membekali kalian dengan wawasan untuk melihat bagaimana ilmu genetika diterapkan dalam dunia nyata, misalnya dalam bidang kedokteran dan pertanian.
Latihan Soal
1) Persilangan monohibrid dengan dominansi tidak sempurna (incomplete dominance) akan menghasilkan rasio genotipe F2 sebesar…
2) Jika persilangan bunga Mirabilis jalapa merah (MM) dengan bunga putih (mm) menghasilkan F1 berwarna merah muda (Mm), maka ini merupakan contoh dari…
3) Peristiwa di mana gen dominan menutupi (menghalangi) ekspresi gen dominan lain yang bukan alelnya disebut…
4) Pada kasus epistasis dominan, rasio fenotipe F2 dari persilangan dihibrid adalah…
5) Jika persilangan gandum berkulit hitam (HHKK) dengan gandum berkulit putih (hhkk) menghasilkan F1 berwarna hitam, dan persilangan F1 menghasilkan 12 gandum hitam, 3 gandum kuning, dan 1 gandum putih, maka peristiwa ini menunjukkan…
6) Gen dominan A pada bunga Linaria maroccana akan muncul fenotipe jika bertemu gen dominan B. Namun, jika tidak ada gen dominan B, fenotipe gen A tidak akan muncul. Peristiwa ini disebut…
7) Peristiwa di mana dua gen resesif dari gen yang berbeda saling berinteraksi dan menutupi ekspresi gen dominan dari gen yang lain disebut…
8) Interaksi antara dua gen dominan yang berdiri sendiri dan saling melengkapi untuk memunculkan fenotipe baru disebut…
9) Jika persilangan ayam walnut (RrPp) dengan ayam walnut (RrPp) menghasilkan keturunan dengan rasio fenotipe 9:3:3:1 (walnut:rose:pea:bilah), maka peristiwa ini menunjukkan…
10) Peristiwa interaksi gen yang menunjukkan sifat kumulatif, di mana semakin banyak gen dominan, semakin kuat ekspresi fenotipenya, disebut…
11) Rasio fenotipe F2 pada persilangan dihibrid dengan polimeri adalah…
12) Jika persilangan tikus hitam (Hhkk) dengan tikus putih (hhKk) menghasilkan rasio fenotipe 9 hitam : 3 krem : 4 putih, maka ini merupakan contoh dari…
13) Persilangan gandum berkulit hitam (HhKk) dengan gandum berkulit hitam (HhKk). Gen H (hitam) epistasis terhadap gen K (kuning). Gen k resesif terhadap gen H dan K. Gen h epistasis terhadap gen K. Rasio fenotipe yang dihasilkan pada F2 adalah…
14) Pada kasus komplementer, persilangan heterozigot ganda (AaBb x AaBb) akan menghasilkan rasio fenotipe sebesar…
15) Jika persilangan bunga Lathyrus odoratus putih (AAbb) dengan putih (aaBB) menghasilkan F1 berwarna ungu (AaBb), maka peristiwa ini menunjukkan…
16) Pada kasus polimeri, fenotipe yang muncul dari genotipe AABb dan AaBb adalah…
17) Persilangan ayam walnut (RrPp) dengan ayam bilah (rrpp) akan menghasilkan keturunan dengan rasio fenotipe…
18) Peristiwa munculnya kembali sifat (fenotipe) leluhur yang tidak ditemukan pada parental maupun F1, seperti pada jengger ayam, disebut…
19) Pada persilangan dihibrid normal, rasio fenotipe F2 adalah 9:3:3:1. Penyimpangan semu Hukum Mendel terjadi karena adanya…
20) Gen yang ekspresinya tertutupi oleh gen lain yang bukan alelnya disebut…
21) Jika persilangan tikus hitam (HhKk) dengan tikus hitam (HhKk) menghasilkan 9 tikus hitam, 3 tikus kuning, dan 4 tikus albino, maka rasio fenotipe tersebut menunjukkan…
22) Persilangan dua individu heterozigot ganda (AaBb x AaBb) pada kasus epistasis resesif akan menghasilkan rasio fenotipe sebesar…
23) Jika persilangan gandum kulit merah (M1M1M2M2) dengan gandum kulit putih (m1m1m2m2) menghasilkan F1 berwarna merah muda (M1m1M2m2), dan F2 menghasilkan 15 merah dan 1 putih, maka ini merupakan contoh dari…
24) Interaksi gen yang menyebabkan fenotipe baru muncul dari kombinasi gen dominan yang tidak saling menutupi, seperti pada bentuk jengger ayam, adalah contoh dari…
25) Jika pada persilangan dua bunga yang heterozigot ganda (AaBb x AaBb) menghasilkan rasio 9:3:4, maka interaksi gen yang terjadi adalah…
26) Pada kasus Kriptomeri, rasio fenotipe F2 dari persilangan dihibrid adalah…
27) Genotipe A-bb dan aaB- pada persilangan komplementer akan menghasilkan fenotipe…
28) Jika persilangan bunga merah (MM) dengan bunga putih (mm) menghasilkan F1 merah muda (Mm) dan F1 disilangkan sesamanya, maka rasio fenotipe F2 adalah…
29) Peristiwa di mana ekspresi gen dipengaruhi oleh gen dominan lain yang bukan alelnya disebut…
30) Rasio fenotipe 9:3:4 pada kasus epistasis resesif menunjukkan bahwa terdapat dua fenotipe yang disatukan. Fenotipe yang disatukan adalah…
31) Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan tentang penyimpangan semu Hukum Mendel?
32) Jika persilangan bunga berwarna putih (ccPp) dengan bunga berwarna ungu (CcPp) menghasilkan rasio 9 ungu : 7 putih, maka ini menunjukkan adanya interaksi gen…
33) Pada kasus kriptomeri, gen dominan yang tersembunyi (kriptos) akan muncul fenotipenya jika…
34) Contoh fenomena polimeri pada manusia adalah…
35) Rasio fenotipe 9:3:3:1 pada dihibrid menunjukkan…
36) Jika genotipe CcPp pada ayam menghasilkan fenotipe walnut, maka genotipe ccPp akan menghasilkan fenotipe…
37) Pada kasus epistasis dominan, gen B (hitam) epistasis terhadap gen A (kuning). Persilangan BbAa x bbAA akan menghasilkan keturunan…
38) Penyimpangan semu Hukum Mendel yang paling mirip dengan Hukum Mendel II normal adalah…
39) Dalam polimeri, jika genotipe AABb memiliki kulit merah, maka genotipe aabb akan memiliki kulit…
40) Pernyataan yang salah tentang dominansi tidak sempurna adalah…
Website Ujian Online
Bagaimana perasaan kalian setelah mencoba latihan soal di atas? Apakah kalian merasa soal-soal tersebut membantu atau menantang? Semoga setelah mencoba, kalian dapat lebih memahami bagaimana analisis pola-pola hereditas dan penyimpangan semu hukum Mendel bekerja. Refleksi tentang pengalaman belajar kalian sangat penting, karena hal itu bisa membuat kalian menyadari di mana letak kekuatan dan aspek yang perlu diperbaiki.
Kami mengundang kalian untuk menjelajahi lebih banyak latihan soal di Ujian.online, sebuah Platform Ujian Online yang sangat berguna untuk persiapan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), dan Penilaian Akhir Semester (PAS). Platform ini dilengkapi dengan fitur ujian nyata seperti pengatur waktu mundur dan sistem penilaian otomatis yang akan membantu kalian mengevaluasi kinerja dengan cara yang efektif. Teruslah berlatih dan jangan ragu untuk memanfaatkan sumber daya yang ada, karena latihan yang konsisten akan membawa kalian pada pemahaman yang lebih mendalam dan persiapan yang matang untuk menghadapi berbagai jenis ujian.