Halo, teman-teman kelas 10! Selamat datang di sesi latihan kita kali ini. Pernahkah kalian membaca kisah hidup seseorang yang begitu inspiratif sampai kalian merasa ikut terbawa dalam ceritanya? Nah, itulah keajaiban dari teks biografi yang ditulis secara naratif. Dalam materi ini, kita akan belajar bagaimana cara merangkai perjalanan hidup seorang tokoh menjadi sebuah cerita yang menarik, bukan sekadar daftar tanggal lahir dan prestasi. Kita akan mengeksplorasi cara memilih peristiwa penting, menyusun alur yang mengalir, dan menggunakan bahasa yang hidup agar pembaca bisa merasakan langsung perjuangan dan kesuksesan sang tokoh. Ini adalah kesempatan bagus untuk mengasah kreativitas sekaligus kemampuan analisis kalian, dan jika kalian butuh lebih banyak referensi atau soal-soal lain, kalian bisa menemukannya dengan mudah di bimbel.net/ yang menyediakan banyak sekali sumber belajar.
Tujuan utama dari pembelajaran ini adalah agar kalian tidak hanya mampu menulis biografi, tetapi juga mampu bercerita dengan baik. Keterampilan ini sangat berguna, lho! Dengan memahami cara menyajikan biografi secara naratif, kalian akan lebih peka terhadap unsur-unsur penting dalam sebuah cerita, seperti konflik, klimaks, dan resolusi yang dialami tokoh. Kemampuan ini tidak hanya bermanfaat untuk pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi juga akan membantu kalian dalam menulis esai, artikel, atau bahkan saat menceritakan pengalaman pribadi. Pada dasarnya, kalian belajar menjadi seorang storyteller yang handal, yang bisa menginspirasi orang lain melalui tulisan. Yuk, kita mulai petualangan kita dalam menulis kisah hidup yang penuh makna!
Latihan Soal
1) Langkah pertama yang paling fundamental dalam menulis sebuah teks biografi naratif adalah…
2) Unsur yang membedakan teks biografi dengan teks cerita fiksi meskipun sama-sama naratif adalah…
3) Bagian dalam teks biografi yang berisi pengenalan tokoh, latar belakang keluarga, dan riwayat pendidikannya disebut…
4) “Meskipun menghadapi berbagai rintangan, semangatnya untuk memajukan pendidikan kaum wanita tidak pernah padam.” Kalimat tersebut paling cocok diletakkan pada bagian struktur teks biografi yang menonjolkan…
5) Penggunaan kata ganti seperti ‘ia’, ‘dia’, ‘beliau’, atau menyebutkan nama tokoh secara langsung menunjukkan bahwa teks biografi naratif menggunakan sudut pandang…
6) Untuk menyusun peristiwa-peristiwa dalam kehidupan tokoh secara berurutan dari lahir hingga dewasa, penulis biografi menggunakan alur…
7) “Pada tahun 1928, ia bergabung dengan organisasi pemuda Jong Java. Sejak saat itu, jiwa nasionalismenya mulai berkobar.” Penggunaan frasa ‘Pada tahun 1928’ dan ‘Sejak saat itu’ merupakan contoh dari kaidah kebahasaan…
8) Salah satu tujuan utama penulisan teks biografi naratif bagi pembaca adalah…
9) Hal yang TIDAK perlu dimasukkan dalam bagian orientasi sebuah biografi singkat adalah…
10) Perbedaan mendasar antara biografi dan autobiografi terletak pada…
11) Untuk membuat biografi lebih hidup dan naratif, penulis sering menggunakan teknik penceritaan yang mirip dengan karya sastra, yaitu dengan memasukkan unsur…
12) “Semasa kecil, B.J. Habibie telah menunjukkan ketertarikannya pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia gemar membaca dan bereksperimen dengan berbagai benda di sekitarnya.” Kutipan ini menonjolkan aspek … dari tokoh.
13) Bagian reorientasi dalam teks biografi bersifat opsional, artinya boleh ada dan boleh tidak. Jika penulis menambahkannya, bagian ini biasanya berisi…
14) Saat menulis biografi, penting untuk menjaga objektivitas. Namun, penulis tetap dapat menunjukkan simpatinya terhadap tokoh dengan cara…
15) Penggunaan kata kerja mental seperti ‘merasa’, ‘berpikir’, ‘meyakini’, dan ‘menginginkan’ dalam biografi naratif berfungsi untuk…
16) Sumber primer yang paling valid untuk menulis biografi seorang tokoh yang masih hidup adalah…
17) “Cut Nyak Dien adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia dari Aceh yang berjuang melawan Belanda pada masa Perang Aceh.” Kalimat ini merupakan contoh bagian … dalam struktur biografi.
18) Dalam menulis biografi naratif, seorang penulis harus bisa ‘menghidupkan’ tokoh. Cara yang paling efektif untuk mencapai hal ini adalah…
19) Kata ‘beliau’ digunakan dalam teks biografi sebagai kata ganti orang ketiga tunggal untuk menunjukkan…
20) Cermati kutipan berikut: “Setelah menyelesaikan studinya di Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB), Soekarno mendirikan biro insinyur bersama Ir. Anwari. Di masa inilah, beliau semakin aktif dalam pergerakan kemerdekaan.” Kutipan tersebut merupakan bagian dari struktur…
21) Agar narasi biografi tidak monoton, penulis bisa memvariasikan penyajian informasi. Manakah di antara berikut yang BUKAN merupakan cara yang efektif?
22) Saat menyusun kerangka tulisan biografi, urutan yang paling logis untuk narasi kronologis adalah…
23) “Kegigihannya dalam belajar mengantarkannya meraih beasiswa ke luar negeri. Di sana, ia tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga aktif berorganisasi.” Kata kerja tindakan dalam kalimat tersebut adalah…
24) Analisislah kalimat berikut: “Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, merupakan sosok jenius yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan.” Informasi yang disajikan dalam kalimat tersebut paling tepat untuk bagian…
25) Ketika menulis biografi, seorang penulis memilih untuk memulai cerita dari momen puncak kesuksesan tokoh, kemudian menceritakan kilas balik perjuangannya. Teknik alur yang digunakan adalah…
26) Hal yang harus dihindari saat menulis teks biografi naratif agar tetap kredibel adalah…
27) “Jiwa seninya yang bergelora membuatnya meninggalkan bangku kuliah kedokteran dan beralih ke sekolah seni lukis.” Kalimat ini efektif dalam menggambarkan…
28) Penggunaan konjungsi subordinatif seperti ‘karena’, ‘sehingga’, ‘meskipun’, ‘agar’ dalam biografi naratif berfungsi untuk…
29) Dalam sebuah biografi singkat, bagian manakah yang paling penting untuk ditekankan agar pembaca dapat memetik pelajaran?
30) Kalimat yang paling efektif untuk menggambarkan karakter Ki Hajar Dewantara dalam sebuah biografi naratif adalah…
31) Tahap merevisi draf biografi naratif mencakup kegiatan berikut, KECUALI…
32) Mengapa dalam penulisan biografi naratif perlu dijelaskan konteks sejarah atau sosial saat tokoh hidup?
33) Cermati urutan kalimat acak berikut untuk biografi R.A. Kartini:
(1) Ia memperjuangkan kesetaraan hak pendidikan bagi perempuan.
(2) Lahir di Jepara pada 21 April 1879 dari keluarga bangsawan.
(3) Kumpulan surat-suratnya diterbitkan menjadi buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
(4) Perjuangannya menjadi inspirasi bagi emansipasi wanita di Indonesia.
Urutan yang paling logis untuk membentuk paragraf biografi naratif yang padu adalah…
34) Kalimat manakah yang menggunakan kata rujukan secara tepat dalam konteks biografi?
35) Nilai moral atau keteladanan yang dapat dipetik dari kisah seorang ilmuwan yang tekun melakukan penelitian meski sering gagal adalah…
36) Penulisan judul biografi yang paling menarik dan naratif adalah…
37) “Keputusannya untuk kembali ke Indonesia dan mengabdi pada negara menunjukkan rasa nasionalisme yang tinggi, meskipun ia memiliki karier yang cemerlang di luar negeri.” Kalimat ini cocok ditempatkan pada bagian … biografi.
38) Saat menulis biografi seorang atlet, aspek yang paling relevan untuk diceritakan secara naratif dalam bagian ‘peristiwa dan masalah’ adalah…
39) Manakah di antara kalimat berikut yang paling menunjukkan ciri naratif dalam sebuah biografi?
40) Tujuan akhir dari penulisan teks biografi naratif yang efektif adalah…
Website Ujian Online
Gimana, teman-teman, setelah mencoba mengerjakan satu soal latihan di atas? Apakah soalnya cukup menantang atau justru membuat konsep biografi naratif jadi lebih jelas? Terkadang, mencoba satu soal saja sudah bisa memberikan gambaran tentang apa yang perlu kita pelajari lebih dalam. Mungkin ada yang langsung yakin dengan jawabannya, atau ada juga yang sempat ragu-ragu di antara beberapa pilihan. Tidak apa-apa, proses belajar memang seperti itu. Coba renungkan sejenak, bagian mana dari materi ini yang menurutmu paling menarik atau paling sulit untuk dipahami? Refleksi seperti ini penting agar kamu tahu di mana kekuatan dan kelemahanmu.
Jika kamu merasa butuh lebih banyak tantangan dan ingin menguji pemahamanmu lebih jauh, jangan ragu untuk mampir ke Ujian.online. Di sana, kamu bisa menemukan ribuan soal latihan dari berbagai mata pelajaran untuk persiapan menghadapi Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), hingga Penilaian Akhir Semester (PAS). Dengan menggunakan Platform Ujian Online ini, kamu akan mendapatkan pengalaman mengerjakan soal yang seru dan efektif. Fitur-fitur canggih seperti penghitung waktu mundur akan membuatmu terbiasa dengan tekanan waktu seperti saat ujian sungguhan, sementara sistem penilaian otomatis akan langsung memberikan hasil dan membantumu mengevaluasi sejauh mana penguasaan materimu. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, asah kemampuanmu dan jadi lebih siap menghadapi ujian