Halo, Adik-adik yang hebat! Selamat datang di dunia puisi yang penuh warna dan kata-kata indah. Hari ini, kita akan belajar sesuatu yang sangat seru, yaitu tentang cara menulis dan membacakan puisi pendek. Puisi itu seperti lagu tanpa musik, di mana kita bisa merangkai kata-kata untuk menceritakan perasaan kita. Mungkin kamu sayang sekali dengan Ibu, suka dengan kucing peliharaanmu, atau senang melihat pelangi setelah hujan. Semua perasaan itu bisa kita tuangkan menjadi sebuah puisi yang cantik, lho! Belajar menulis puisi akan membantu kita menjadi lebih kreatif dalam menyusun kalimat dan berani mengungkapkan apa yang ada di dalam hati dan pikiran kita.
Tidak hanya menulis, kita juga akan belajar cara membacakan puisi dengan baik di depan teman-teman atau keluarga. Membaca puisi itu bukan seperti membaca buku cerita biasa. Kita harus menggunakan suara yang jelas, ekspresi wajah yang sesuai, dan gerakan tubuh yang pas agar orang lain bisa ikut merasakan apa yang kita sampaikan dalam puisi itu. Misalnya, jika puisinya tentang kebahagiaan, kita bisa membacakannya sambil tersenyum. Dengan belajar membacakan puisi, kalian akan menjadi lebih percaya diri untuk berbicara di depan banyak orang. Jadi, ayo kita mulai petualangan seru ini dan menjadi penyair cilik yang pandai berekspresi!
Latihan Soal
1) Puisi adalah rangkaian kata-kata yang ….
2) Saat membaca puisi tentang kesedihan, ekspresi wajah kita sebaiknya ….
3) “Ibuku” adalah contoh … puisi.
4) Perhatikan puisi berikut! Pelangiku Warnamu indah Merah, kuning, hijau Kau hiasi langit biru Puisi di atas bercerita tentang ….
5) Dari puisi “Pelangiku” pada soal nomor 4, ada berapa baris dalam puisi tersebut?
6) Agar suara kita terdengar jelas saat membaca puisi, kita harus berbicara dengan ….
7) Puisi yang menceritakan tentang hewan peliharaan biasanya berisi ungkapan rasa ….
8) Perhatikan kalimat berikut: “Bunga di taman tersenyum padaku”. Kata “tersenyum” pada kalimat tersebut artinya bunga itu terlihat sangat ….
9) Mana yang bukan merupakan langkah membuat puisi?
10) Perhatikan puisi berikut! Sekolahku Tempatku belajar Bermain bersama teman Aku senang di sini Bagaimana perasaan penulis puisi tersebut?
11) Saat membacakan puisi “Sekolahku” pada soal nomor 10, ekspresi yang paling cocok adalah ….
12) Kata lain yang memiliki arti mirip dengan “indah” adalah ….
13) Perhatikan puisi berikut! Oh, Ayah… Engkau pahlawanku Bekerja tak kenal lelah Terima kasih, Ayah Puisi tersebut ditujukan untuk ….
14) Apa yang dimaksud dengan “Bekerja tak kenal lelah” dalam puisi untuk Ayah?
15) Jika kamu ingin membuat puisi tentang mainan kesukaanmu, hal pertama yang kamu pikirkan adalah ….
16) Intonasi adalah … saat membaca puisi.
17) Perhatikan puisi berikut! Matahari pagi Sinarmu hangat Membangunkanku dari tidur Judul yang paling tepat untuk puisi di atas adalah ….
18) “Angin berbisik lembut”. Kalimat ini membuat kita membayangkan suara angin yang ….
19) Mana kalimat yang paling cocok untuk melengkapi puisi berikut? Kucingku Bulumu halus … Kau temanku bermain
20) Tujuan memberikan jeda atau berhenti sejenak saat membaca puisi adalah ….
21) Perhatikan puisi berikut! Sahabatku Kau selalu ada Saat suka dan duka Kita tertawa bersama Terima kasih, sahabat Perasaan apa yang ingin diungkapkan penulis kepada sahabatnya?
22) Gerakan tangan saat membaca puisi berfungsi untuk ….
23) Untuk membuat puisi tentang “Hujan”, kata-kata mana yang paling cocok dipilih?
24) “Laut biru terhampar luas, ombaknya menari-nari.” Kata “menari-nari” menggambarkan ombak yang ….
25) Jika puisimu bercerita tentang pahlawan yang gagah berani, intonasi suaramu sebaiknya ….
26) Puisi yang baik adalah puisi yang dapat membuat pendengar ….
27) Perhatikan puisi berikut! Sepedaku Rodamu dua Kau ajak aku berkeliling Angin meniup rambutku Mengapa penulis merasa senang saat bersepeda?
28) Bagian dari puisi yang terdiri dari satu deret kalimat disebut ….
29) Mana yang menunjukkan urutan yang benar dalam membuat puisi?
30) “Guruku, kau pelita dalam gelap.” Arti kata ‘pelita’ dalam kalimat ini adalah ….
31) Saat membaca puisi di depan kelas, sikap kita harus ….
32) Jika kamu melihat bintang di malam hari, kalimat puitis yang bisa kamu tulis adalah ….
33) Perhatikan puisi berikut! Rumahku istanaku Tempatku pulang Selalu kurindu Mengapa penulis menyebut rumahnya sebagai istana?
34) Apa yang harus dilakukan sebelum mulai membacakan puisi di depan umum?
35) Kata “ceria” paling cocok untuk menggambarkan suasana dalam puisi tentang ….
36) Manakah di antara berikut ini yang bukan merupakan tema puisi untuk anak kelas 1?
37) “Desa tempat lahirku / Udaranya sejuk / Penuh pohon hijau”. Puisi ini menggambarkan suasana yang ….
38) Membaca puisi dengan perasaan disebut juga dengan ….
39) Jika puisimu berisi permintaan maaf, bagaimana cara membacakannya yang paling baik?
40) Mengapa penting untuk memilih kata-kata yang tepat saat menulis puisi?
Aplikasi Ujian Online
Bagaimana perasaanmu setelah mencoba menjawab semua soal latihan tentang menulis dan membaca puisi tadi? Apakah soal-soalnya terasa seru dan menantang? Atau mungkin ada beberapa pertanyaan yang membuatmu berpikir lebih keras untuk menemukan jawabannya? Tidak apa-apa jika ada yang salah, karena yang terpenting adalah proses belajarnya. Semoga dengan mengerjakan latihan ini, kamu jadi lebih paham cara membuat puisi yang bagus dan lebih percaya diri untuk membacakannya di depan banyak orang. Teruslah berlatih, karena setiap latihan akan membuatmu semakin hebat!
Nah, jika kamu ingin mencoba lebih banyak lagi latihan soal untuk menguji kemampuanmu, yuk, kunjungi Ujian.online! Di sana, kamu bisa menemukan ribuan soal latihan dari berbagai mata pelajaran. Ujian.online adalah Platform ujian online yang sangat berguna untuk membantumu bersiap menghadapi ujian sekolah seperti Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), atau Penilaian Akhir Semester (PAS). Hebatnya lagi, platform ini dilengkapi fitur-fitur canggih seperti simulasi ujian dengan penghitung waktu mundur dan sistem penilaian otomatis. Dengan begitu, kamu bisa merasakan suasana ujian yang sesungguhnya dan langsung tahu nilaimu, jadi kamu bisa mengukur sejauh mana pemahamanmu. Ayo, jangan ragu untuk mencoba dan jadilah juara di sekolah!