Hai, teman-teman kelas 10 IPS! Selamat datang di pembahasan seru tentang seni peran. Kali ini, kita akan menyelami dunia teater lebih dalam melalui materi menampilkan adegan atau fragmen dari naskah drama. Bayangkan, kalian tidak lagi hanya menjadi pembaca, tetapi berkesempatan untuk menghidupkan karakter, merasakan emosi mereka, dan menyampaikan cerita langsung di atas panggung. Ini adalah kesempatan emas untuk mengekspresikan kreativitas dan memahami bagaimana sebuah naskah bisa berubah menjadi pertunjukan yang memukau. Untuk mengasah pemahaman kalian lebih dalam, kalian bisa coba berbagai latihan interaktif di bimbel.net/ yang akan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif.
Melalui materi ini, kalian akan belajar berbagai teknik dasar akting yang sangat penting. Mulai dari cara menginterpretasi naskah untuk memahami watak tokoh, melatih olah vokal agar dialog terdengar jelas dan penuh perasaan, hingga menguasai olah tubuh untuk menciptakan gestur yang meyakinkan. Tujuan utamanya adalah agar kalian mampu membawakan sebuah adegan pendek dengan penuh penjiwaan dan percaya diri. Keterampilan ini tidak hanya berguna di panggung teater, lho, tetapi juga sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, melatih empati, dan membangun kerja sama tim yang solid. Siap untuk menjadi aktor dan aktris hebat? Yuk, kita mulai petualangannya!
Latihan Soal
1) Cuplikan atau petikan sebuah cerita atau lakon yang dipentaskan di atas panggung, yang biasanya merupakan bagian dari sebuah naskah yang lebih besar, disebut…
2) Unsur paling utama yang menjadi kekuatan dalam pementasan drama atau fragmen adalah…
3) Seseorang yang bertugas menafsirkan naskah drama dan mengoordinasikan semua elemen pementasan, mulai dari akting pemain hingga tata panggung, adalah…
4) Perhatikan kutipan naskah berikut! Rudi: (Berjalan mondar-mandir sambil sesekali melihat jam tangan) “Sudah jam lima, kenapa dia belum datang juga? Padahal ini sangat penting.” Ekspresi wajah yang paling tepat untuk menggambarkan perasaan Rudi adalah…
5) Latihan untuk melenturkan otot-otot tubuh agar elastis, lentur, dan tidak kaku saat memerankan tokoh di atas panggung disebut…
6) Pengaturan posisi dan pergerakan pemain di atas panggung agar pementasan terlihat dinamis, seimbang, dan tidak menutupi pemain lain disebut teknik…
7) Intonasi, artikulasi, dan volume suara merupakan bagian penting dari latihan…
8) Seorang aktor yang sedang memerankan tokoh seorang pengemis tua yang kelaparan akan lebih meyakinkan jika menggunakan gestur…
9) Dalam naskah drama, bagian yang berisi petunjuk teknis mengenai laku, tindakan, atau perbuatan tokoh yang ditulis dalam tanda kurung adalah…
10) Tujuan utama dari penataan cahaya (lighting) dalam sebuah pementasan fragmen adalah untuk…
11) Tokoh yang menjadi pusat cerita dan biasanya membawa sifat-sifat baik atau memperjuangkan kebenaran disebut tokoh…
12) Jika seorang aktor harus mengucapkan dialog “Aku benci kamu!” dengan makna tersirat bahwa ia sebenarnya sangat mencintai orang tersebut, maka aktor tersebut harus menguasai teknik…
13) Latihan terakhir sebelum pementasan yang dilakukan persis seperti pementasan sesungguhnya, lengkap dengan kostum, rias, cahaya, dan musik disebut…
14) Kemampuan seorang aktor untuk berdialog atau berakting di luar naskah yang sudah ada untuk menyelamatkan situasi tak terduga di atas panggung disebut…
15) Pesan moral atau nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh penulis naskah kepada penonton melalui cerita drama disebut…
16) Seorang penata rias ingin mengubah aktor muda menjadi karakter kakek tua. Teknik rias yang paling tepat digunakan adalah…
17) Dalam sebuah adegan, tokoh A harus terlihat dominan dan berkuasa atas tokoh B. Posisi blocking yang paling efektif untuk menunjukkan hal ini adalah…
18) Bagian dari alur cerita di mana konflik mencapai puncaknya dan ketegangan berada di titik tertinggi disebut…
19) Mengapa seorang aktor perlu melakukan analisis mendalam terhadap naskah sebelum memulai latihan pemeranan?
20) Ekspresi raut wajah untuk menunjukkan emosi tokoh disebut…
21) Berikut ini yang BUKAN merupakan fungsi kostum dalam sebuah pementasan drama adalah…
22) Kejelasan dalam pengucapan kata demi kata agar dialog dapat dipahami oleh penonton disebut…
23) Seorang sutradara meminta penata suara untuk memasukkan suara gemuruh petir saat tokoh utama sedang marah besar. Hal ini bertujuan untuk…
24) Tahapan pertama yang harus dilakukan dalam proses penciptaan sebuah fragmen adalah…
A. Memilih kostum dan tata rias B. Merancang tata panggung C. Menentukan atau menulis naskah D. Melakukan gladi resik E. Memilih para pemain
25) Jika dalam sebuah adegan seorang tokoh harus menunjukkan kesedihan mendalam tanpa mengucapkan sepatah katapun, hal yang paling efektif untuk dilakukan aktor adalah…
A. Menggunakan vokal yang keras dan tinggi B. Memakai kostum berwarna cerah C. Menggabungkan mimik wajah murung dengan gestur tubuh yang lesu D. Berdiri tegap di tengah panggung E. Berinteraksi dengan properti yang ada di panggung
26) Dialog panjang yang diucapkan oleh satu tokoh kepada dirinya sendiri, mengungkapkan pikiran atau perasaannya, disebut…
A. Prolog B. Epilog C. Dialog D. Monolog E. Kramagung
27) Latar tempat, waktu, dan suasana dalam sebuah pementasan drama secara visual paling kuat digambarkan melalui…
A. Dialog para tokoh B. Penjiwaan aktor C. Tata panggung (setting) dan tata cahaya D. Naskah yang dibagikan ke penonton E. Musik pengiring saja
28) Tokoh penentang tokoh utama yang seringkali menjadi sumber konflik dalam cerita adalah…
A. Protagonis B. Antagonis C. Tritagonis D. Figuran E. Sutradara
29) Dalam proses latihan, seorang sutradara memberikan arahan, “Gerakanmu terlalu cepat, coba perlambat agar menunjukkan keraguan.” Arahan ini berkaitan dengan elemen…
A. Tempo permainan B. Volume suara C. Desain kostum D. Pemilihan naskah E. Tata rias
30) Mengapa kerja sama tim (ensemble) sangat penting dalam pementasan sebuah fragmen?
A. Agar ada satu aktor yang paling menonjol B. Karena sutradara tidak bisa bekerja sendiri C. Untuk menciptakan pementasan yang harmonis dan saling mendukung antar elemen D. Supaya biaya produksi menjadi lebih murah E. Agar pementasan bisa selesai lebih cepat
31) Gerak-gerik anggota badan seperti tangan, kaki, dan kepala untuk memperjelas maksud dialog disebut…
A. Mimik B. Blocking C. Gestur D. Vokal E. Properti
32) Apa akibat yang paling mungkin terjadi jika seorang aktor tidak melakukan olah vokal dengan baik?
A. Kostumnya akan terlihat tidak cocok B. Dialognya tidak terdengar jelas oleh penonton di barisan belakang C. Gerakannya akan menjadi kaku dan tidak natural D. Ia akan lupa posisi blocking-nya di atas panggung E. Tata cahaya tidak akan berfungsi dengan baik
33) Seorang aktor sedang berlatih memerankan tokoh yang sombong. Intonasi suara yang paling sesuai untuk karakter tersebut adalah…
A. Lembut dan pelan B. Cepat dan terburu-buru C. Datar dan tanpa emosi D. Sedikit meninggi dan bernada meremehkan E. Bergetar seolah-olah ketakutan
34) Dalam pementasan fragmen, semua benda yang digunakan oleh aktor untuk mendukung aktingnya (misalnya gelas, buku, pedang) disebut…
A. Properti B. Dekorasi C. Setting D. Kostum E. Panggung
35) Jika saat pementasan tiba-tiba salah satu properti penting (misalnya sebuah surat) jatuh dan tidak bisa dijangkau, tindakan improvisasi terbaik yang bisa dilakukan aktor adalah…
A. Berhenti berakting dan meminta kru untuk mengambilkannya B. Mengabaikan surat tersebut dan melanjutkan dialog seolah tidak terjadi apa-apa C. Berteriak panik dan menyalahkan aktor lain D. Mengubah dialog secara kreatif seolah-olah isi surat sudah dihafal atau tidak lagi penting E. Mengakhiri pementasan lebih cepat dari seharusnya
36) Bagian dalam naskah drama yang memuat pengenalan tokoh, latar, dan awal mula masalah disebut…
A. Klimaks B. Resolusi C. Epilog D. Komplikasi E. Eksposisi
37) Tujuan dari latihan olah rasa atau olah sukma bagi seorang aktor adalah…
A. Melatih kekuatan fisik agar tidak mudah lelah B. Melatih kepekaan, konsentrasi, dan kemampuan untuk membangkitkan emosi yang sesuai dengan tuntutan peran C. Meningkatkan kemampuan menghafal dialog D. Memastikan suara bisa terdengar sampai ke penonton E. Mempelajari gerakan-gerakan akrobatik
38) Sebuah fragmen yang menceritakan kisah sedih dan seringkali berakhir dengan malapetaka bagi tokoh utamanya termasuk dalam jenis drama…
A. Komedi B. Tragedi C. Melodrama D. Farce (lelucon) E. Tablo
39) Apa perbedaan mendasar antara membaca naskah drama untuk diri sendiri dengan menampilkan sebuah adegan dari naskah tersebut?
A. Tidak ada perbedaan sama sekali B. Menampilkan adegan tidak memerlukan pemahaman isi naskah C. Membaca hanya melibatkan pemahaman teks, sedangkan menampilkan melibatkan interpretasi, vokal, gestur, dan ekspresi D. Membaca naskah lebih sulit daripada menampilkan adegan E. Menampilkan adegan hanya fokus pada hafalan dialog
40) Setelah pementasan fragmen selesai, kegiatan yang sebaiknya dilakukan oleh seluruh tim produksi untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pementasan adalah…
A. Langsung pulang dan beristirahat B. Membagikan honor kepada para pemain C. Mengadakan sesi evaluasi dan diskusi D. Merencanakan pementasan berikutnya E. Membereskan properti panggung
Website Ujian Online
Gimana nih, setelah mencoba satu soal latihan tadi? Apakah soalnya cukup membantu kalian mengingat kembali inti dari materi menampilkan adegan drama? Mungkin ada yang merasa soalnya cukup menantang, atau justru jadi lebih tercerahkan tentang istilah-istilah penting dalam seni peran. Merenungkan jawaban dari soal latihan seperti ini adalah cara yang bagus untuk mengukur sejauh mana pemahaman kita. Ini jadi langkah awal yang keren untuk tahu bagian mana dari materi yang sudah dikuasai dan bagian mana yang perlu dipelajari lagi lebih dalam.
Nah, kalau satu soal saja sudah bisa bikin penasaran, bayangkan serunya kalau kalian bisa mencoba lebih banyak lagi! Untuk persiapan yang lebih mantap menghadapi Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), hingga Penilaian Akhir Semester (PAS), kalian wajib banget mengunjungi Ujian.online. Platform ini bukan sekadar kumpulan soal biasa. Dengan mencoba Platform Ujian Online ini, kalian bisa merasakan simulasi ujian yang dirancang semirip mungkin dengan ujian sesungguhnya, lengkap dengan fitur canggih seperti penghitung waktu mundur dan sistem penilaian otomatis. Dengan begitu, kalian bisa langsung mengevaluasi performa dan mempersiapkan diri dengan jauh lebih efektif. Yuk, jangan tunda lagi, tingkatkan kesiapanmu sekarang juga