Halo teman-teman pejuang sejarah! Selamat datang di sesi latihan soal yang seru ini. Kali ini, kita akan menjelajahi jejak peradaban tiga kerajaan Hindu-Buddha paling awal dan berpengaruh di Nusantara, yaitu Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya. Mempelajari sejarah kerajaan-kerajaan ini bukan hanya sekadar menghafal nama raja dan tahun berdirinya, lho. Kita akan menyelami lebih dalam bagaimana kehidupan politik mereka berjalan, siapa saja raja-raja hebat yang berkuasa, serta bagaimana mereka membangun kekuatan ekonomi yang luar biasa pada masanya. Dengan memahami materi ini, kalian akan mendapatkan gambaran utuh tentang fondasi peradaban di Indonesia, dan untuk menguji pemahamanmu lebih lanjut, ada banyak latihan soal interaktif di bimbel.net/ yang bisa kamu coba nanti.
Tujuan dari materi dan latihan soal ini adalah untuk mempertajam analisis kalian terhadap sumber-sumber sejarah seperti prasasti dan berita asing, serta menghubungkannya dengan kondisi politik dan ekonomi sebuah kerajaan. Dengan begitu, kalian tidak hanya tahu “apa” yang terjadi, tetapi juga “mengapa” dan “bagaimana” hal itu bisa terjadi. Kemampuan analisis seperti ini sangat penting, tidak hanya untuk mendapatkan nilai bagus di ulangan, tetapi juga untuk melatih cara berpikir kritis kalian dalam memahami berbagai peristiwa. Yuk, kita mulai petualangan kita kembali ke masa lalu dan ungkap semua rahasia dari kerajaan-kerajaan legendaris ini!
Latihan Soal
1) Sumber sejarah utama yang menjadi bukti keberadaan Kerajaan Kutai Martadipura adalah…
2) Raja Kerajaan Kutai yang dianggap sebagai pendiri dinasti (Wangsakerta) dan telah memeluk agama Hindu, yang juga merupakan anak dari Kudungga, adalah…
3) Prasasti Yupa menyebutkan bahwa Raja Mulawarman menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum Brahmana. Informasi ini paling relevan untuk menyimpulkan kondisi ekonomi Kerajaan Kutai, yaitu…
4) Kerajaan Tarumanegara berpusat di wilayah yang saat ini dikenal sebagai…
5) Prasasti Ciaruteun dari Kerajaan Tarumanegara berisi tapak kaki Raja Purnawarman yang diibaratkan sebagai tapak kaki…
6) Pembangunan saluran irigasi Gomati dan Candrabhaga oleh Raja Purnawarman, seperti yang tertulis dalam Prasasti Tugu, menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi utama masyarakat Tarumanegara adalah…
7) Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan maritim terbesar di Nusantara. Kekuatan utamanya terletak pada…
8) Berita dari seorang pendeta Buddha dari Tiongkok bernama I-Tsing pada abad ke-7 M sangat penting untuk mempelajari Kerajaan Sriwijaya karena…
9) Sumber pendapatan utama Kerajaan Sriwijaya dalam bidang ekonomi maritim adalah…
10) Perbedaan mendasar corak kehidupan ekonomi antara Kerajaan Kutai/Tarumanegara dengan Kerajaan Sriwijaya adalah…
11) Istilah “Vaprakeshwara” yang disebutkan dalam Prasasti Yupa merujuk pada…
12) Prasasti Talang Tuo yang ditemukan di dekat Palembang berisi tentang…
13) Meskipun nama ayahnya, Kudungga, adalah nama asli Nusantara, Aswawarman dan Mulawarman menggunakan nama berbau India. Hal ini menunjukkan…
14) Salah satu faktor penting yang mendukung Tarumanegara menjadi kerajaan agraris yang makmur adalah…
15) Prasasti Kedukan Bukit menceritakan perjalanan suci (siddhayatra) yang dilakukan oleh Dapunta Hyang dengan membawa 20.000 tentara. Peristiwa ini dianggap sebagai…
16) Sistem politik yang diterapkan Sriwijaya untuk mengontrol wilayah bawahannya yang tersebar di berbagai pulau adalah dengan…
17) Komoditas dagang utama yang diperjualbelikan di pelabuhan-pelabuhan Sriwijaya yang berasal dari pedalaman Nusantara antara lain…
18) Raja Purnawarman dalam Prasasti Tugu memberikan hadiah 1.000 ekor sapi kepada para brahmana setelah pembangunan saluran air selesai. Hal ini mengindikasikan…
19) Prasasti Kota Kapur (Bangka) dan Karang Berahi (Jambi) berisi kutukan yang ditujukan kepada…
20) Dari ketiga kerajaan tersebut, kerajaan yang letak geografisnya paling mengandalkan sungai sebagai jalur ekonomi dan politik adalah…
21) Peran kaum Brahmana dalam Kerajaan Kutai, sebagaimana tercatat dalam Yupa, sangat penting terutama dalam…
22) Bukti arkeologis yang menunjukkan pengaruh Buddha Mahayana yang kuat di Sriwijaya adalah…
23) Kemampuan Sriwijaya untuk menjadi pusat perdagangan internasional didukung oleh beberapa faktor, KECUALI…
24) Prasasti-prasasti Tarumanegara sebagian besar ditulis menggunakan aksara Pallawa dan bahasa…
A. Sansekerta B. Melayu Kuno C. Jawa Kuno D. Sunda Kuno E. Latin
25) Raja Balaputradewa yang pernah berkuasa di Sriwijaya merupakan keturunan dari Dinasti Syailendra yang terusir dari…
A. Kerajaan Kutai B. Kerajaan Tarumanegara C. Kerajaan Mataram Kuno di Jawa D. Kerajaan Singasari E. Tiongkok
26) Informasi tentang penaklukan beberapa daerah oleh Sriwijaya dan ancaman bagi yang membangkang lebih banyak ditemukan pada prasasti-prasasti yang berada di…
A. Pusat kerajaan (Palembang) B. Daerah-daerah taklukan di luar pusat kerajaan C. Wilayah India dan Tiongkok D. Museum di Belanda E. Hulu Sungai Mahakam
27) Sistem pemerintahan di Kerajaan Kutai menunjukkan adanya…
A. Demokrasi langsung dimana rakyat memilih raja B. Sistem monarki (kerajaan) yang bersifat turun-temurun C. Dewan tetua adat yang berkuasa penuh D. Sistem republik dengan presiden sebagai kepala negara E. Pergantian kekuasaan melalui perang saudara
28) Meskipun berpusat di pedalaman, aktivitas ekonomi Kerajaan Kutai diperkirakan juga mencakup perdagangan karena…
A. Memiliki banyak candi di tepi pantai B. Letaknya di tepi Sungai Mahakam yang memungkinkan akses ke laut C. Semua rakyatnya adalah pelaut ulung D. Sering berperang dengan Sriwijaya E. Raja Mulawarman berasal dari India
29) Prasasti Ligor yang ditemukan di Thailand Selatan menunjukkan bahwa…
A. Sriwijaya adalah kerajaan kecil yang tidak berpengaruh B. Pengaruh politik dan kekuasaan Sriwijaya telah mencapai Semenanjung Malaya C. Kerajaan Tarumanegara menaklukkan Sriwijaya D. Pusat Kerajaan Sriwijaya berada di Thailand E. Agama Hindu lebih dominan daripada Buddha di Sriwijaya
30) Upacara Asmawedha yang kemungkinan dilakukan oleh Raja Aswawarman adalah sebuah ritual Hindu yang berkaitan dengan…
A. Pernikahan agung B. Pengorbanan kuda untuk menentukan batas wilayah kekuasaan C. Penobatan seorang putra mahkota D. Pemujaan terhadap dewa laut E. Permohonan agar hujan turun
31) Apa tujuan utama Raja Purnawarman membangun saluran air yang besar di kerajaannya?
A. Sebagai sarana transportasi utama untuk perdagangan B. Sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh C. Untuk mengatasi banjir dan mengairi lahan pertanian D. Sebagai kolam pemandian keluarga kerajaan E. Untuk persembahan kepada Dewa Wisnu
32) Kemunduran Sriwijaya sebagai kerajaan maritim besar disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah…
A. Serangan besar dari Kerajaan Colamandala (India) pada abad ke-11 B. Letusan Gunung Krakatau yang memisahkan Sumatera dan Jawa C. Wabah penyakit pes yang mematikan D. Kekalahan perang melawan Kerajaan Kutai E. Berpindahnya jalur perdagangan ke Samudera Pasifik
33) Dari segi politik, gelar “Maharaja” yang digunakan raja-raja Sriwijaya menunjukkan bahwa…
A. Mereka hanya berkuasa di satu kota kecil B. Kekuasaan mereka sangat terbatas C. Sriwijaya merupakan sebuah kekaisaran besar yang membawahi banyak raja-raja kecil (datu) D. Mereka adalah keturunan langsung dari Dewa E. Sistem pemerintahannya adalah republik
34) Berdasarkan analisis sumber-sumber yang ada, dapat disimpulkan bahwa agama yang dominan dianut oleh keluarga Kerajaan Kutai dan Tarumanegara adalah…
A. Buddha Mahayana B. Hindu aliran Waisnawa (pemuja Wisnu) C. Animisme dan Dinamisme D. Islam E. Kristen
35) Konsep “Siddhayatra” yang disebut dalam Prasasti Kedukan Bukit dapat diartikan sebagai perjalanan untuk…
A. Mencari pasangan hidup B. Melarikan diri dari musuh C. Mencari harta karun D. Mencari kekuatan gaib dan menaklukkan wilayah baru E. Berdagang rempah-rempah
36) Letak ibukota Sriwijaya di Palembang, di tepi Sungai Musi, dianggap sangat strategis secara ekonomi karena…
A. Jauh dari laut sehingga aman dari bajak laut B. Memudahkan kontrol lalu lintas kapal dari laut ke pedalaman dan sebaliknya C. Tanahnya sangat subur untuk menanam padi D. Merupakan daerah pegunungan yang sejuk E. Banyak ditemukan sumber emas murni
37) Penemuan beberapa prasasti Tarumanegara di lokasi yang berbeda-beda seperti Tugu (Jakarta Utara), Ciaruteun (Bogor), dan Lebak (Banten) mengindikasikan bahwa…
A. Wilayah kekuasaan Tarumanegara cukup luas B. Pusat kerajaan sering berpindah-pindah C. Raja Purnawarman suka berjalan-jalan D. Tarumanegara sedang dalam kondisi perang E. Prasasti-prasasti tersebut tidak asli
38) Berbeda dengan Kutai dan Tarumanegara yang peninggalannya didominasi prasasti, Sriwijaya juga memiliki banyak sumber sejarah dari luar negeri, terutama Tiongkok. Hal ini terjadi karena…
A. Sriwijaya adalah koloni dari Tiongkok B. Sriwijaya sering mengirim upeti sebagai tanda takluk pada Tiongkok C. Aktivitas perdagangan dan hubungan diplomatik serta keagamaan yang intensif dengan dunia luar D. Para penulis di Sriwijaya tidak bisa menulis E. Raja-raja Sriwijaya berasal dari Tiongkok
39) Kedermawanan Raja Mulawarman yang tercatat dalam Yupa kemungkinan besar memiliki tujuan politik, yaitu…
A. Untuk menghabiskan kekayaan kerajaan B. Mendapat pujian dari kerajaan tetangga C. Membayar hutang kepada kaum Brahmana D. Memperkuat legitimasi (keabsahan) kekuasaannya melalui dukungan kaum Brahmana E. Agar terpilih kembali menjadi raja pada pemilu berikutnya
40) Bukti bahwa Sriwijaya berperan sebagai pusat keilmuan Buddha adalah…
A. Adanya anjuran dari I-Tsing bagi para biksu Tiongkok untuk belajar di Sriwijaya sebelum ke India B. Ditemukannya kitab suci Tripitaka di Palembang C. Raja Sriwijaya adalah seorang biksu D. Semua penduduk Sriwijaya diwajibkan menjadi biksu E. Candi Borobudur dibangun oleh arsitek dari Sriwijaya
Website Ujian Online
Gimana nih rasanya setelah mencoba menjawab satu soal latihan di atas? Apakah soalnya cukup menantang dan membuatmu berpikir ulang tentang materi yang sudah dipelajari? Atau mungkin soal tadi justru membantumu memperjelas konsep kunci tentang kekuatan ekonomi Sriwijaya? Apapun hasilnya, jangan khawatir! Proses belajar memang seperti ini, terkadang kita perlu diuji dengan pertanyaan untuk tahu sejauh mana pemahaman kita. Momen refleksi seperti ini sangat berharga untuk mengetahui bagian mana dari materi yang sudah kamu kuasai dan mana yang masih perlu dipelajari lagi.
Kalau kamu merasa butuh lebih banyak tantangan dan ingin mengasah kemampuanmu lebih jauh, yuk jelajahi lebih banyak lagi latihan soal di Ujian.online! Platform ini dirancang khusus untuk membantumu mempersiapkan diri menghadapi berbagai ujian penting seperti Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), hingga Penilaian Akhir Semester (PAS). Dengan ribuan soal yang tersedia, kamu bisa berlatih kapan saja dan di mana saja. Coba langsung Platform Ujian Online ini untuk merasakan pengalaman belajar yang berbeda. Platform ini dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti penghitung waktu mundur dan sistem penilaian otomatis, jadi kamu bisa merasakan simulasi ujian yang sesungguhnya dan langsung tahu sejauh mana kemampuanmu. Selamat belajar dan semoga sukses